November 3, 2017 Vinny Farandy 0Comment

Hari gini masih pusing untuk dapat tambahan uang  jajan? Pastinya hal ini tidak berlaku untuk yang jeli memperhatikan hal-hal di sekitarnya. Dengan kemajuan dunia teknologi yang luar biasa seperti sekarang ini, segala sesuatunya menjadi mudah. Bahkan saat kita ingin makan bakso panas tetapi malas keluar rumah maka bakso pun siap datang sendiri. Bukan sulap bukan sihir, begitulah indahnya sekarang ini.

Shopping tidak lagi menuntut kita harus keluar rumah. Tinggal pencet-pencet keyboard handphone dan semua beres, asal ada uangnya pasti. Begitulah kita dimanja dengan kemudahan, jangan sampai terlena. Kita pun harus bisa memanfaatkan semua itu dengan baik. Termasuk kegemaran kita shopping.

Kita bisa memanfaatkan sistem yang ada di media sosial untuk menambah uang jajan. Apa saja yang bisa kita lakukan agar shopping tidak hanya menghamburkan uang tetapi bisa menambah keuntungan juga antara lain :

  1. Belilah barang dalam jumlah yang besar, karena biasanya harganya akan lebih murah. Kemudian tawarkan ke teman-teman, tetangga atau saudara . Siapa tahu ada yang membutuhkan
  2. Menerima jasa titipan, saat kita hendak pergi shopping ke suatu tempat tidak ada jeleknya kalau kita mengabarkan kepada teman atau saudara. Siapa tahu diantara mereka ada yang ingin menitip sesuatu dan kita bisa mengambil sedikit tambahan harga.
  3. Bertanya tentang discount, tidak ada jlekeknya kita menyanyakan tentang potongan harga. Dan lagi-lagi jangan lupa untuk kita menawarkan pada teman sekiranya ada yang membutuhkan. Kita bisa jual dengan harga normal.
  4. Jangan lupa mengambil gambar dari barang-barang yang ada di tempat kita belanja dan membaginya ke teman, lagi-lagi siapa tahu ada yang tiba-tiba tergoda dengan gambar yang kita kirim saat shopping.

Bagaimana menjadikan aktifitas berbelanja menjadi sesuatu yang menyenangkan, kebutuhan kita tercukupi dan bisa mengurangi uang yang harus kita keluarkan. Jika aktifitas seperti itu sering kita lakukan, maka secara otomatis kita sudah membranding diri kita sehingga orang lain yang malas shopping bisa menggunakan jasa kita. Belanja yang semula membuat kita harus kuat-kuat memegang dompet, maka berubah menjadi shopping yang menghasilkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *